Ketua PSSI, Djohar Arifin Husin ingin kantor PSSI dibangun seperti kantor KNVB.
VIVAnews - Ketua PSSI periode 2011-2015, Djohar Arifin Husin ingin memindahkan kantor PSSI dari kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Pasalnya, ruangan yang ada sudah tak cukup untuk menampung seluruh pengurus dan pegawai sekretariat PSSI.
Hal ini disampaikan Djohar kepada wartawan di Senayan, Jakarta, Selasa, 12 Juli 2011. Menurut mantan staf Menpora itu, kantor PSSI yang disewa dari pemerintah hingga kini itu sudah tidak representatif lagi.
Djohar bermimpi kantor PSSI bisa meniru Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB-Koninklijke Nederlandse Voetbalbond). Meski cukup jauh dari kota Amsterdam namun cukup representatif bagi pengembangan sepak bola.
"Kantor KNVB letaknya satu jam perjalanan dari Amsterdam. Kantor tersebut memiliki 3 lantai (tingkat). Di belakangnya tersedia berbagai fasilitas seperti lapangan latihan timnas dan lainnya," ujar Djohar.
"Wilayah Belanda tidak seluas kita (Indonesia), tapi bisa seperti itu," lanjut Djohar yang terpilih pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI itu.
Meski demikian, Djohar sadar bukan perkara mudah untuk membangun kantor PSSI seperti KNVB. Menurutnya, butuh kinerja yang baik dari pengurus PSSI untuk menarik mintas sponsor yang bersedia membantu mewujudkan mimpi itu.
Lebih lanjut, Djohar menambahkan pihaknya akan merangkul seluruh elemen dalam mengembangkan sepak bola nasional. Tak hanya yang kelompok yang pro perubahan, Djohar juga berniat bertemu dengan kubu status quo.
"Semua akan kita rangkul. Saya sudah minta waktu bertemu dengan Nurdin Halid, tapi beliau lagi berada di luar negeri," ujar Djohar.
"Untuk berbagi pengalaman. Karena beliau sudah matang memakan asam garam selama 8 tahun (memimpin PSSI)," Djohar menambahkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar