Jumat, 08 Juli 2011

Persija Jakarta Harus Pintar Gandeng Polisi


Kasus kerusuhan di Indonesia Super League (ISL) memang belum hilang sepenuhnya. Tetapi, keributan antarpemain atau suporter bisa dibilang menurun. Sayang, hal itu tidak memengaruhi penyelenggaraan laga kandang Persija Jakarta. Beberapa kali Macan Kemayoran (julukan Persija) harus menghelat pertandingan kandang di Solo.

Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, Persija perlu mempererat hubungan dengan pihak keamanan untuk memuluskan partai home di masa mendatang.

’’Konsolidasi internal sangat penting,’’ kata pria yang akrab disapa RD itu. Dengan intens berkomunikasi, kata dia, kekurangan di setiap laga home Persija bisa didiskusikan.

’’Pihak keamanan akan senang dengan komunikasi yang nanti saling mengisi kekurangan di pertandingan. Dalam hal ini, panitia tentu harus berperan serta,’’ terang mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Bagaimanapun, lanjut Rahmad, Persija tetap memerlukan dukungan dari kepolisian. ’’Polisi kan bukan petugas yang dibayar, kemudian selesai begitu saja,’’ ujarnya. Menurut dia, banyak pertimbangan yang dilakukan polisi sebelum memutuskan kesiapan pertandingan. Rahmad mengakui, izin keamanan di Jakarta tidak semudah izin yang didapatkan panpel pertandingan di daerah lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar