Sabtu, 03 September 2011
Kekalahan Timnas Indonesia Akibat Kesalahan Wim Rijsbergen?
Kekalahan telak Indonesia atas Iran dengan skor 3-0, merupakan kesalahan Wim Rijsbergen dalam mengubah taktik dan strategi, seperti itulah yang diungkapkan oleh pemerhati sepakbola, Erwinyantoro.
Penulis buku, "Sepakbola Indonesia Tertinggal 50 Tahun" tersebut menyebut penyebab kegagalan timnas mencuri poin di pertandingan pertama Pra Piala Dunia (PPD) 2014, ini merupakan kelalaian Wim dalam menerapkan strategi permainan.
"Wim Rijsbergen tidak pandai mengubah taktik dan strategi. Pelatih asal Belanda itu ternyata tidak jeli melihat Iran sepanjang 90 menit pertandingan yang sebetulnya tidak istimewa," terangnya kepada Bola.net, Jumat (2/9).
"Seharusnya, pada babak ke-2, Wim berpikir logis dengan menarik Bambang Pamungkas dan M. Ridwan, untuk memberi kesempatan dua gelandang Toni Sucipto dan Eka Ramdani memperkokoh lini tengah."
"Di 45 menit ke-2, cukup Cristian Gonzales yang ditinggal sendirian," sambung Erwinyantoro yang juga pernah mengikuti bursa pemilihan Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Kongres Luar Biasa PSSI di Solo, pada 9 Juli lalu.
Tidak cukup sampai disitu, Erwinyantoro mengatakan jika pada 6 September nanti, Indonesia kalah atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, PSSI harus segera memecat Wim.
"Itulah, akibatnya kalau memilih pelatih bukan karena hasil riset, tapi gara-gara sudah terlanjur dikontrak oleh lembaga ilegal (Liga Primer Indonesia/LPI). Akhirnya, pelatih yang tidak mengenal sepak bola Indonesia harus korbankan semangat Merah Putih," tegasnya.
sumber: bola.net
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar