PSMS saat ini berada di peringkat 13 klasemen sementara ISL.
Laga kandang PSMS Medan melawan Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) diundur satu hari. Laga PSMS melawan Persija di Stadion Teladan, Medan, akan digelar pada 30 Maret 2012.
Semula laga PSMS melawan Persija akan digelar pada 29 Maret, atau tiga hari setelah tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Teladan. Perubahan ini dilakukan karena dua laga kandang terakhir PSMS di putaran pertama ISL akan disiarkan langsung oleh ANTV.
"Jadi melawan PSPS akan dilaksanakan tetap tanggal 26 Maret, dan melawan Persija mundur sehari dari jadwal tanggal sebelumnya, tanggal 29. Diundur menjadi tanggal 30 Maret," ujar Manajer PSMS, Benny Tomasoa.
Biasanya laga kandang PSMS dilakukan malam hari jika tidak disiarkan langsung. Dengan demikian, pertandingan melawan PSPS dan Persija akan digelar sore hari.
Kepastian perubahan jadwal tersebut juga diutarakan Produser Eksekutif Sports ANTV Asdedy Mansyur. "Kedua laga kandang PSMS sudah pasti disiarkan live. Laga PSMS lawan PSPS 26 Maret dan kick-off jam 15.30 WIB. Sedangkan, PSMS lawan Persija 30 Maret, kick-off jam 16.00 WIB," papar Asdedy.
PSMS sendiri saat ini berada di peringkat 13 klasemen sementara ISL. Osas Saha dan kawan-kawan mendulang 17 poin dari 15 laga. (irb)
• VIVAbola
Senin, 12 Maret 2012
Lawan Persegres, Persija Pertahankan Formasi
Sebelum menggunakan formasi 4-4-2, Persija lebih sering menggunakan skema 4-2-3-1.
Persija Jakarta akan kembali menerapkan formasi 4-4-2 pada saat menjamu Persegres Gresik, Selasa 13 Maret 2012 mendatang. Pelatih Persija, Iwan Setiawan mengatakan, ia akan mempertahankan formasi itu lantaran dinilai sukses mendobrak daya gedor tim, pada laga mereka sebelumnya.
Pada saat menjamu Persiba Balikpapan, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut sukses besar dengan formasi 4-4-2 yang mereka terapkan. Persija memenangkan duel dengan skor 4-0. Kesuksesan tersebut kemudian ingin kembali diterapkan saat bertemu Gresik nanti.
"Kami akan mempertahankan formasi 4-4-2 yang kami nilai cukup efektif. Pertandingan lawan Persiba kemarin, kami bisa tampil maksimal dengan formasi itu. Jika memang hasilnya bagus kenapa tidak digunakan lagi," kata Iwan.
Iwan mengatakan, dalam formasi tersebut, peranan kapten tim, Bambang Pamungkas, akan lebih dioptimalkan untuk menyerang dan mencetak gol. Sebelum menggunakan formasi 4-4-2, Persija lebih sering menggunakan skema 4-2-3-1, di mana Bambang diberi tugas untuk ikut menjemput bola.
"Dengan formasi baru, saya minta Bambang Pamungkas agar lebih konsentrasi menyerang. Dia duet dengan Pedro di lini depan. Kemarin hasilnya juga luar biasa," ujar Iwan.
Selain menggunakan formasi 4-4-2, Persija juga sedikit mengubah komposisi para pemainnya untuk line-up. Pulihnya gelandang serang, Oktavianus, dan mengkilapnya performa Hasim Kipuw di posisi bek sayap Persija, kini menjadi pilihan bagi Iwan untuk menurunkan mereka sejak menit awal.
"Ada beberapa perubahan untuk line-up nanti. Okta sudah bisa turun. Lalu beberapa pemain seperti Hasim Kipuw juga sedang bagus. Mereka kemungkinan besar akan kami turunkan," tegas Iwan. (eh)
• VIVAbola
Persija Jakarta akan kembali menerapkan formasi 4-4-2 pada saat menjamu Persegres Gresik, Selasa 13 Maret 2012 mendatang. Pelatih Persija, Iwan Setiawan mengatakan, ia akan mempertahankan formasi itu lantaran dinilai sukses mendobrak daya gedor tim, pada laga mereka sebelumnya.
Pada saat menjamu Persiba Balikpapan, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut sukses besar dengan formasi 4-4-2 yang mereka terapkan. Persija memenangkan duel dengan skor 4-0. Kesuksesan tersebut kemudian ingin kembali diterapkan saat bertemu Gresik nanti.
"Kami akan mempertahankan formasi 4-4-2 yang kami nilai cukup efektif. Pertandingan lawan Persiba kemarin, kami bisa tampil maksimal dengan formasi itu. Jika memang hasilnya bagus kenapa tidak digunakan lagi," kata Iwan.
Iwan mengatakan, dalam formasi tersebut, peranan kapten tim, Bambang Pamungkas, akan lebih dioptimalkan untuk menyerang dan mencetak gol. Sebelum menggunakan formasi 4-4-2, Persija lebih sering menggunakan skema 4-2-3-1, di mana Bambang diberi tugas untuk ikut menjemput bola.
"Dengan formasi baru, saya minta Bambang Pamungkas agar lebih konsentrasi menyerang. Dia duet dengan Pedro di lini depan. Kemarin hasilnya juga luar biasa," ujar Iwan.
Selain menggunakan formasi 4-4-2, Persija juga sedikit mengubah komposisi para pemainnya untuk line-up. Pulihnya gelandang serang, Oktavianus, dan mengkilapnya performa Hasim Kipuw di posisi bek sayap Persija, kini menjadi pilihan bagi Iwan untuk menurunkan mereka sejak menit awal.
"Ada beberapa perubahan untuk line-up nanti. Okta sudah bisa turun. Lalu beberapa pemain seperti Hasim Kipuw juga sedang bagus. Mereka kemungkinan besar akan kami turunkan," tegas Iwan. (eh)
• VIVAbola
Hasim Kipuw Lebih Suka Jadi Bek Sayap Persija
Persija akan mengembalikan posisi Kipuw ke bek sayap saat menjamu Persegres.
Pemain muda Persija Jakarta, Hasim Kipuw dipastikan akan kembali dimainkan pelatih Iwan Setiawan ke posisi bek sayap Macan Kemayoran. Menjamu Persegres Gresik, Selasa 13 Maret 2012, Kipuw diharapkan mampu melanjutkan tren penampilan positif seperti saat menghadapi Persiba Balikpapan.
"Dia akan kembali saya pasang di posisi bek sayap, sesuai dengan posisi aslinya. Lawan Persiba kemarin, dia mampu menunjukkan performa bagus di posisi tersebut," ujar Iwan kepada VIVAbola.
Iwan sempat memainkan Kipuw pada posisi berbeda dalam beberapa laga Persija. Sebagai bek sayap kanan, Kipuw pernah dipasang di sektor kiri, bahkan menjadi gelandang bertahan. Namun, untuk posisi terakhir, Kipuw harus bersaing dengan dua seniornya, Robertino Pugliara dan Amarzukih yang kerap mendapat posisi di line-up Persija.
Tapi, Kipuw justru merasa senang kembali dipasang menjadi bek sayap Macan Kemayoran. Posisi tersebut membuat permainan Kipuw lebih hidup. Pemain yang mulai dikenal saat menjadi punggawa tim nasional Indonesia U-23 di SEA Games XXVI tersebut mengaku lebih bisa bereksplorasi di lini belakang tim.
"Posisi itu memang posisi asli saya. Saya senang jika kembali dipercaya main di posisi bek sayap. Bisa lebih bebas dan lebih leluasa bermain. Saya bisa lebih enjoy aja ketika bertahan dan membantu penyerangan. Intinya lebih asyik main di posisi tersebut," ujar Kipuw.
Saat bermain menjamu Persiba, Kipuw memang diturunkan Iwan sejak menit awal. Pemain 23 tahun itu menempati posisi bek sayap kiri menyusul disimpannya bek senior Persija, Leo Saputra. Menghadapi Persegres nanti, posisi tersebut kemungkinan kembali akan diisi oleh Kipuw yang kini dalam berada kondisi siap tempur.
"Saya tidak memandang ada persaingan di sini. Kami berlatih serius memberikan yang terbaik bagi tim. Siapa pun yang dipilih pelatih turun lebih dulu, itu yang akan main. Kami serahkan semua pada pelatih. Saya siap jika memang pelatih menunjuk turun lebih dulu," ujar Kipuw yang sebetulnya pemain bek sayap kanan tersebut.
• VIVAbola
Pemain muda Persija Jakarta, Hasim Kipuw dipastikan akan kembali dimainkan pelatih Iwan Setiawan ke posisi bek sayap Macan Kemayoran. Menjamu Persegres Gresik, Selasa 13 Maret 2012, Kipuw diharapkan mampu melanjutkan tren penampilan positif seperti saat menghadapi Persiba Balikpapan.
"Dia akan kembali saya pasang di posisi bek sayap, sesuai dengan posisi aslinya. Lawan Persiba kemarin, dia mampu menunjukkan performa bagus di posisi tersebut," ujar Iwan kepada VIVAbola.
Iwan sempat memainkan Kipuw pada posisi berbeda dalam beberapa laga Persija. Sebagai bek sayap kanan, Kipuw pernah dipasang di sektor kiri, bahkan menjadi gelandang bertahan. Namun, untuk posisi terakhir, Kipuw harus bersaing dengan dua seniornya, Robertino Pugliara dan Amarzukih yang kerap mendapat posisi di line-up Persija.
Tapi, Kipuw justru merasa senang kembali dipasang menjadi bek sayap Macan Kemayoran. Posisi tersebut membuat permainan Kipuw lebih hidup. Pemain yang mulai dikenal saat menjadi punggawa tim nasional Indonesia U-23 di SEA Games XXVI tersebut mengaku lebih bisa bereksplorasi di lini belakang tim.
"Posisi itu memang posisi asli saya. Saya senang jika kembali dipercaya main di posisi bek sayap. Bisa lebih bebas dan lebih leluasa bermain. Saya bisa lebih enjoy aja ketika bertahan dan membantu penyerangan. Intinya lebih asyik main di posisi tersebut," ujar Kipuw.
Saat bermain menjamu Persiba, Kipuw memang diturunkan Iwan sejak menit awal. Pemain 23 tahun itu menempati posisi bek sayap kiri menyusul disimpannya bek senior Persija, Leo Saputra. Menghadapi Persegres nanti, posisi tersebut kemungkinan kembali akan diisi oleh Kipuw yang kini dalam berada kondisi siap tempur.
"Saya tidak memandang ada persaingan di sini. Kami berlatih serius memberikan yang terbaik bagi tim. Siapa pun yang dipilih pelatih turun lebih dulu, itu yang akan main. Kami serahkan semua pada pelatih. Saya siap jika memang pelatih menunjuk turun lebih dulu," ujar Kipuw yang sebetulnya pemain bek sayap kanan tersebut.
• VIVAbola
Lawan Persegres, Persija Waspadai Chena
Pemain 29 tahun asal Argentina ini kembali menunjukkan permainan memikat seperti di PSMS.
Persija Jakarta tidak ingin memandang remeh skuad Persegres saat menjamu tim asal Gresik itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 13 Maret 2012. Meski yakin bisa memenangkan duel, namun Persija tak mau lengah. Macan Kemayoran tidak mau kecolongan di kandang.
"Kekuatan tim-tim ISL tidak bisa dipandang remeh. Semua berkualitas. Lawan Gresik tentu kami tidak mau kecolongan. Mereka punya beberapa
pemain bagus yang cukup berbahaya," ujar winger Persija, Oktavianus yang dipastikan turun bermain pada laga nanti usai mengalami cedera hamstring.
Okta mengatakan, menghadapi Persegres yang mempunyai koordinasi tim yang bagus, skuad Macan Kemayoran dituntut untuk lebih waspada. Begitu pun dalam menembus lini belakang tim berjuluk Laskar Joko Samudro yang belakangan semakin kokoh.
"Pemain bertahan mereka juga semakin solid. Tapi, kami tidak akan menyerah. Kami akan berusaha maksimal. Setidaknya dukungan suporter juga menjadi tambahan semangat bagi kami," ujar Okta yang mengaku ingin kembali mencetak gol untuk Persija tersebut.
Senada dengan Okta, pelatih Persija, Iwan Setiawan juga tak mau menganggap remeh Persegres. Lebih lanjut, Iwan ingin anak asuhnya lebih
mewaspadai agresifitas pergerakan Gustavo Chena. Pemain impor Gresik tersebut disebut Iwan sebagai motor serangan tim yang harus dimatikan.
"Saya melihat pemain yang harus diwaspadai dari tim ini adalah Gustavo Chena. Pergerakannya bagus dan sering menjadi kreator serangan. Di samping itu, ada beberapa pemain lain yang memang bagus di posisi mereka masing-masing," ujar Iwan.
Pemain 29 tahun asal Argentina ini kembali menunjukkan permainan memikat seperti kala mengantarkan PSMS Medan menjadi runner up Liga Indonesia 2007. Chena kini menjadi penyuplai umpan-umpan matang yang diselesaikan kompatriotnya di lini depan Persegres, Gaston Castano.
Sejauh ini, Gaston sudah mencetak 7 gol bagi Persegres. Kolaborasi duo Argentina di Persegres ini selalu diwaspadai tim-tim lawan di ISL. (eh)
• VIVAbola
Persija Jakarta tidak ingin memandang remeh skuad Persegres saat menjamu tim asal Gresik itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 13 Maret 2012. Meski yakin bisa memenangkan duel, namun Persija tak mau lengah. Macan Kemayoran tidak mau kecolongan di kandang.
"Kekuatan tim-tim ISL tidak bisa dipandang remeh. Semua berkualitas. Lawan Gresik tentu kami tidak mau kecolongan. Mereka punya beberapa
pemain bagus yang cukup berbahaya," ujar winger Persija, Oktavianus yang dipastikan turun bermain pada laga nanti usai mengalami cedera hamstring.
Okta mengatakan, menghadapi Persegres yang mempunyai koordinasi tim yang bagus, skuad Macan Kemayoran dituntut untuk lebih waspada. Begitu pun dalam menembus lini belakang tim berjuluk Laskar Joko Samudro yang belakangan semakin kokoh.
"Pemain bertahan mereka juga semakin solid. Tapi, kami tidak akan menyerah. Kami akan berusaha maksimal. Setidaknya dukungan suporter juga menjadi tambahan semangat bagi kami," ujar Okta yang mengaku ingin kembali mencetak gol untuk Persija tersebut.
Senada dengan Okta, pelatih Persija, Iwan Setiawan juga tak mau menganggap remeh Persegres. Lebih lanjut, Iwan ingin anak asuhnya lebih
mewaspadai agresifitas pergerakan Gustavo Chena. Pemain impor Gresik tersebut disebut Iwan sebagai motor serangan tim yang harus dimatikan.
"Saya melihat pemain yang harus diwaspadai dari tim ini adalah Gustavo Chena. Pergerakannya bagus dan sering menjadi kreator serangan. Di samping itu, ada beberapa pemain lain yang memang bagus di posisi mereka masing-masing," ujar Iwan.
Pemain 29 tahun asal Argentina ini kembali menunjukkan permainan memikat seperti kala mengantarkan PSMS Medan menjadi runner up Liga Indonesia 2007. Chena kini menjadi penyuplai umpan-umpan matang yang diselesaikan kompatriotnya di lini depan Persegres, Gaston Castano.
Sejauh ini, Gaston sudah mencetak 7 gol bagi Persegres. Kolaborasi duo Argentina di Persegres ini selalu diwaspadai tim-tim lawan di ISL. (eh)
• VIVAbola
Kamis, 08 Maret 2012
Bintang Persija Terjun ke Layar Lebar
"Saya hanya main sedikit saja. Tidak ada latihan-latihan atau apa," kata Ramdani
Gelandang Persija Jakarta, Rizky Ramdani Lestaluhu akan menjajal akting di sebuah film layar lebar garapan sutradara Andibachtiar Yusuf. Ramdani bakal memerankan salah satu tokoh dalam film berjudul 'Hari Ini Pasti Menang'.
Tentu itu hal yang baru bagi Ramdani. Ia mengaku belum pernah melakukan syuting. Menurut pemuda kelahiran Maluku Tengah ini, syuting kemungkinan dilakukan setelah jeda kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12. Saat ini Ramdani hanya ingin fokus pada sepakbola, dan klubnya, Persija.
"Lebih tepatnya saya diajak mas Andibachtiar Yusuf untuk main bola di film. Ceritanya tentang sepakbola dan timnas yang masuk Piala Dunia. Peran saya sebagai pemain yang ikut main di tim tersebut," kata Ramdani.
Uniknya, meski kehadiran Ramdani dalam film digunakan sebagai penambah daya pikat, namun pemain yang sukses mengukir gol perdananya musim ini ke gawang Persiba Balikpapan itu mengaku tidak diberikan porsi sedikitpun untuk dialog.
Ramdani mengaku hanya diminta memainkan bola, di tengah-tengah pertandingan dalam cerita film itu. Tidak ada dialog maupun adegan akting lainnya. "Tidak ada dialog. Saya cuman diminta main bola saja. Karena kan ceritanya juga main bola," kata pemain andalan timnas U-23 SEA Games XXVI kemarin.
Meski sempat menjadi sorotan, namun Ramdani mengaku tak akan banting stir menjadikan dunia hiburan sebagai karier utamanya. Menurut Ramdani, ia menerima tawaran itu lantaran kenal dengan sang sutradara yang membesut film.
Film 'Hari Ini Pasti Menang' menceritakan tentang timnas pada tahun 2014, untuk pertama kalinya lolos keputaran final Piala Dunia di Brasil. Alur cerita film tersebut, Indonesia kemudian lolos sampai ke babak perempat final. Pemeran utamanya sukses menjadi pencetak gol terbanyak.
Dalam film tersebut, tokoh utama Gabriel Omar Baskoro diceritakan sebagai seorang penyerang klub Jakarta yang memegang peranan penting dalam perjalanan timnas di ajang Piala Dunia.
Tak hanya dibintangi Ramdani Lestaluhu, film tersebut juga melibatkan beberapa pesepakbola nasional lainnya, dan sejumlah aktor ternama. Sebut saja Mathias Muchus, Ramon Y. Tungka, Ibnu Jamil, Tika Putri, Zendhy Zain dan juga Desta Club 80's.
"Saya hanya main sedikit saja. Tidak ada latihan-latihan atau apa. Orang nggak ada dialognya. Saya main di lapangan, berperan jadi salah satu temannya pemeran utama dalam laga tersebut," kata Ramdani sembari tersenyum.
• VIVAbola
Gelandang Persija Jakarta, Rizky Ramdani Lestaluhu akan menjajal akting di sebuah film layar lebar garapan sutradara Andibachtiar Yusuf. Ramdani bakal memerankan salah satu tokoh dalam film berjudul 'Hari Ini Pasti Menang'.
Tentu itu hal yang baru bagi Ramdani. Ia mengaku belum pernah melakukan syuting. Menurut pemuda kelahiran Maluku Tengah ini, syuting kemungkinan dilakukan setelah jeda kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12. Saat ini Ramdani hanya ingin fokus pada sepakbola, dan klubnya, Persija.
"Lebih tepatnya saya diajak mas Andibachtiar Yusuf untuk main bola di film. Ceritanya tentang sepakbola dan timnas yang masuk Piala Dunia. Peran saya sebagai pemain yang ikut main di tim tersebut," kata Ramdani.
Uniknya, meski kehadiran Ramdani dalam film digunakan sebagai penambah daya pikat, namun pemain yang sukses mengukir gol perdananya musim ini ke gawang Persiba Balikpapan itu mengaku tidak diberikan porsi sedikitpun untuk dialog.
Ramdani mengaku hanya diminta memainkan bola, di tengah-tengah pertandingan dalam cerita film itu. Tidak ada dialog maupun adegan akting lainnya. "Tidak ada dialog. Saya cuman diminta main bola saja. Karena kan ceritanya juga main bola," kata pemain andalan timnas U-23 SEA Games XXVI kemarin.
Meski sempat menjadi sorotan, namun Ramdani mengaku tak akan banting stir menjadikan dunia hiburan sebagai karier utamanya. Menurut Ramdani, ia menerima tawaran itu lantaran kenal dengan sang sutradara yang membesut film.
Film 'Hari Ini Pasti Menang' menceritakan tentang timnas pada tahun 2014, untuk pertama kalinya lolos keputaran final Piala Dunia di Brasil. Alur cerita film tersebut, Indonesia kemudian lolos sampai ke babak perempat final. Pemeran utamanya sukses menjadi pencetak gol terbanyak.
Dalam film tersebut, tokoh utama Gabriel Omar Baskoro diceritakan sebagai seorang penyerang klub Jakarta yang memegang peranan penting dalam perjalanan timnas di ajang Piala Dunia.
Tak hanya dibintangi Ramdani Lestaluhu, film tersebut juga melibatkan beberapa pesepakbola nasional lainnya, dan sejumlah aktor ternama. Sebut saja Mathias Muchus, Ramon Y. Tungka, Ibnu Jamil, Tika Putri, Zendhy Zain dan juga Desta Club 80's.
"Saya hanya main sedikit saja. Tidak ada latihan-latihan atau apa. Orang nggak ada dialognya. Saya main di lapangan, berperan jadi salah satu temannya pemeran utama dalam laga tersebut," kata Ramdani sembari tersenyum.
• VIVAbola
Jakmania Jual Tiket Khusus Pelajar Rp 15 Ribu
Syarat pembelian menunjukkan kartu anggota Jakmania dan kartu pelajar.
Persija Jakarta menjual tiket khusus pelajar SMP dan SMA. Tiket seharga Rp15 ribu ini diberlakukan untuk para pelajar yang ingin menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan Persegres Gresik dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu 12 Maret 2012.
“Kami akan memberlakukan tiket khusus pelajar seharga Rp15 ribu untuk laga melawan Gresik. Ini untuk pelajar SMP dan SMA. Tujuan diadakannya tiket ini adalah untuk mengakomodir anggota kami yang sebagian besar pelajar yang ingin menyaksikan Persija, karena bagi mereka harga tiket terlalu mahal,” ujar Sekjen Jakmania, Richard Ahmad Suprianto saat dihubungi VIVAbola, Senin 5 Maret 2012.
“Untuk mendapatkan tiket khusus pelajar ini wajib menunjukkan kartu anggota Jakmania dan juga kartu pelajar. Jika tidak maka tetap menggunakan harga tiket reguler,” lanjutnya.
Tiket khusus pelajar ini sudah bisa dipesan mulai hari ini, 5 Maret 2012 sampai dengan Sabtu, 10 Maret 2012 di sekretariat Persija di pintu VIII lantai 2 mulai pukul 09.00-17.00 WIB. Setelah melakukan pemesanan, akan mendapatkan kuitansi yang bisa ditukarkan dengan tiket di hari H pertandingan di tempat yang sama
.
“Rencananya baru untuk satu pertandingan melawan Persegres. Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi apakah akan diterapkan lagi di pertandingan selanjutnya,” kata Richard. (sj)
• VIVAbola
Persija Jakarta menjual tiket khusus pelajar SMP dan SMA. Tiket seharga Rp15 ribu ini diberlakukan untuk para pelajar yang ingin menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan Persegres Gresik dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu 12 Maret 2012.
“Kami akan memberlakukan tiket khusus pelajar seharga Rp15 ribu untuk laga melawan Gresik. Ini untuk pelajar SMP dan SMA. Tujuan diadakannya tiket ini adalah untuk mengakomodir anggota kami yang sebagian besar pelajar yang ingin menyaksikan Persija, karena bagi mereka harga tiket terlalu mahal,” ujar Sekjen Jakmania, Richard Ahmad Suprianto saat dihubungi VIVAbola, Senin 5 Maret 2012.
“Untuk mendapatkan tiket khusus pelajar ini wajib menunjukkan kartu anggota Jakmania dan juga kartu pelajar. Jika tidak maka tetap menggunakan harga tiket reguler,” lanjutnya.
Tiket khusus pelajar ini sudah bisa dipesan mulai hari ini, 5 Maret 2012 sampai dengan Sabtu, 10 Maret 2012 di sekretariat Persija di pintu VIII lantai 2 mulai pukul 09.00-17.00 WIB. Setelah melakukan pemesanan, akan mendapatkan kuitansi yang bisa ditukarkan dengan tiket di hari H pertandingan di tempat yang sama
.
“Rencananya baru untuk satu pertandingan melawan Persegres. Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi apakah akan diterapkan lagi di pertandingan selanjutnya,” kata Richard. (sj)
• VIVAbola
Oktavianus Bugar, Persija Siap Tempur
Oktavianus sebelumnya mengalami cedera hamstring.
Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan bakal kembali menurunkan gelandang serang Oktavianus saat menjamu Persegres Gresik, Minggu 12 Maret 2012. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu dijadwalkan bertemu Persegres dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Iwan mengatakan, dalam laga Persija sebelumnya, Okta memang tidak bisa tampil memperkuat timnya lantaran cedera hamstring. Pemain yang sempat memperkuat Sriwijaya FC ini harus menjalani pemulihan cederanya selama sepekan.
"Tapi untuk pertandingan besok, saya kira dia sudah bisa diturunkan. Laga besok adalah laga come back-nya Okta. Dia pemain yang diharapkan bisa memperkuat daya gedor tim," ujar Iwan saat dihubungi VIVAbola, Rabu 7 Maret 2012.
Dalam skuad Macan Kemayoran, Okta memang menjadi pilihan utama Iwan di sektor sayap kiri tim. Meski di barisan gelandang Persija masih ada sejumlah nama seperti Rahmat Afandi, dan Johan Juansyah, namun Okta kerap dipasang sejak menit awal. Sedangkan untuk posisi sayap kanan, Iwan selalu memasang Ramdani Lestaluhu.
"Dia salah satu pemain penting dalam skuad kami. Saya berharap lawan Gresik nanti kami turun dengan full team. Selain Okta, tidak ada pemain cedera ataupun akumulasi kartu," ujar Iwan.
Persija Jakarta saat ini berada di posisi 6 klasemen sementara ISL. Macan Kemayoran mengoleksi 23 poin dari 14 pertandingan yang telah mereka jalani. Menghadapi Persegres, Persija sendiri tengah berada di atas kepercayaan diri tinggi usai menggilas Persiba Balikpapan 4-0.
• VIVAbola
Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan bakal kembali menurunkan gelandang serang Oktavianus saat menjamu Persegres Gresik, Minggu 12 Maret 2012. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu dijadwalkan bertemu Persegres dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Iwan mengatakan, dalam laga Persija sebelumnya, Okta memang tidak bisa tampil memperkuat timnya lantaran cedera hamstring. Pemain yang sempat memperkuat Sriwijaya FC ini harus menjalani pemulihan cederanya selama sepekan.
"Tapi untuk pertandingan besok, saya kira dia sudah bisa diturunkan. Laga besok adalah laga come back-nya Okta. Dia pemain yang diharapkan bisa memperkuat daya gedor tim," ujar Iwan saat dihubungi VIVAbola, Rabu 7 Maret 2012.
Dalam skuad Macan Kemayoran, Okta memang menjadi pilihan utama Iwan di sektor sayap kiri tim. Meski di barisan gelandang Persija masih ada sejumlah nama seperti Rahmat Afandi, dan Johan Juansyah, namun Okta kerap dipasang sejak menit awal. Sedangkan untuk posisi sayap kanan, Iwan selalu memasang Ramdani Lestaluhu.
"Dia salah satu pemain penting dalam skuad kami. Saya berharap lawan Gresik nanti kami turun dengan full team. Selain Okta, tidak ada pemain cedera ataupun akumulasi kartu," ujar Iwan.
Persija Jakarta saat ini berada di posisi 6 klasemen sementara ISL. Macan Kemayoran mengoleksi 23 poin dari 14 pertandingan yang telah mereka jalani. Menghadapi Persegres, Persija sendiri tengah berada di atas kepercayaan diri tinggi usai menggilas Persiba Balikpapan 4-0.
• VIVAbola
Langganan:
Postingan (Atom)






